Come Get Your Pet! :3


Daritadi langkahnya cuma mengikuti orang yang ada didepannya—yang daritadi Veronica yakini sebagai kakak kembarnya namun ternyata bukan. Habisnya daritadi orang yang ada didepannya diam saja sih, dan lagipula Veronica kadang harus mengikuti kakaknya pergi kemanapun. Iya, tahu, ada Papa tapi ya masa adiknya sendiri tidak boleh ikut kakaknya? Tadi saja Papa sempat bilang kalau Veronica ikut saja dari belakang. Humm.. Memangnya ada apa sih sampai sebegitu rahasianya? Obrolan laki-laki ya? Oh, ya sudah deh, Veronica ikut mereka dari belakang.

Tapi ternyata..

HAYOLOH.

Pasrah deh pasrah, Veronica kembali melangkahkan kakinya meskipun Veronica sendiri tidak tahu tempat yang akan dikunjunginya sekarang. Belanja—Veronica masalahnya bukan anak dengan tipe suka belanja seperti Mama. Hmm.. Kalau begini sih berarti Veronica tidak punya persiapan apa-apa dong di sekolah barunya, ya kan? Sejujurnya alasan Veronica akhirnya mau ikut sekolah itu bukan karena ingin belajar sepertinya, tapi karena ada Axel. Veronica tidak mau pisah dari Axel. Iya iya, complex. Memangnya kenapa gitu? Tidak boleh ya?

Toko Hewan. Dari dulu Veronica selalu ingin punya peliharaan tapi tidak pernah boleh sepertinya. Mama pernah dicakar kucing jadinya trauma katanya. (menyeruput isi botol minuman) Tapi kan itu mama; bukan Veronica, Axel, ataupun Papa. (tampang masam)

Masuk? Jangan?

Nyengir lebar, Veronica langsung memasuki toko tersebut dan—UWAH. Banyak yang mau beli juga ternyata ya? Ya iyalah, kan siapa tahu mereka-mereka yang membeli disini juga murid Durmstrang yang merasa kesepian karena hampir tidak punya teman, begitukah? Veronica punya kok teman, cuma menyebalkan semua. Masa Veronica salah bicara sedikit saja langsung diejek? Ah, Veronica jadi mau balik ke Korea, entah kenapa. Wakakaka. Sudah ah meracaunya, toh anak perempuan itu juga sudah menapakan langkah pertamanya didalam toko tersebut. Wahaha. Tenang, Veronica punya uangnya, jadi jangan ribut ah.

FUWAAAAA—HAMSTER. Beli deh.

”Ano..” ingatkah kalian kalau Veronica tidak pernah lancar berbahasa Rusia? Jadi dia hanya bisa memakai bahasa Inggris—meskipun, yeah, aksen Korea-nya masih ada. Geez. ”Itu—Roborovski dengan kandangnya juga mau kubeli ya!”

Hamster itu lucu kawan, seperti Veronica tadi, terutama cara berbicaranya. HYAKAKAK.

Labels: , ,