Gregorovitch's Wand Shop (1991)
Thursday, October 22, 2009 at 6:48 PM
Mau muntah..
Tahan tahan tahan.
Sedari tadi perutnya terus berkontraksi tidak karuan. Portkey sialan—ups, Veronica lupa kata-kata Mama setiap kali Veronica keceplosan mengumpat. Mama bilang kalau keterusan mengumpat nanti ada monster yang akan menghinggapi mulutnya dan membuatnya tidak bisa berbicara kembali. Ah, tidak mau! Kalau begitu seharusnya Veronica bisa segera muntah. Tapi ya kan ini jalanan umum, malu tahu kalau dilihat banyak orang kalau Veronica muntah. Kejamnya, Papa dan Axel keburu meninggalkan dirinya di sudut jalanan Laliv ini. Sebenarnya sih bukan begitu, Veronica yang menyuruh mereka berdua pergi belanja terlebih dahulu sementara Veronica mencari tempat untuk memuntahkan isi perutnya tadi. Mau muntah..
Coba kalau ada Mama disini.
Baik, tidak jadi. Veronica meyakinkan dirinya sendiri barusan, sembari berjalan menuju toko-toko yang dapat menarik perhatiannya di jalan itu, bahwa rasa mual itu akan berhenti dengan ‘mencuci mata’ seperti ini. Mungkinkah? Itu kan hanya jalan pikiran Veronica, tahu. Gadis kecil berbalut sweater hitam dan celana panjang merah marun itu kembali berkeliling. Sementara tangan kanannya masih saja memegang botol minuman. Anywhere anytime, Veronica harus selalu bersama botol minumannya. Kebiasaan sejak kecil. Dan langkah kakinya mulai mengarah ke toko tongkat. Oho, sihir tanpa tongkat sama saja bohong, ya kan?
Langsung ke konternya. Veronica sih sebetulnya bukan tipe anak yang ingin buru-buru dibelikan sesuatu loh, sebenarnya, tapi ya sifat manjanya itu yang mempengaruhi. Kadang-kadang itu juga. Tidak percaya? Tanya Mama atau Papa, tapi jangan tanya Axel. Tidak akan dijawab pasti.. (tampang minta dihajar) Oke, bercanda. Kalau Veronica dengar barusan, sepertinya banyak juga ya yang lahirnya tanggal Satu Januari. Hahah, bisa sama persis begitu. Veronica juga kok, kawan, Axel juga—kata Papa dan Mama. Lucu kali kalau mereka kembar namun tanggal lahir mereka berbeda. Tinggal mempertanyakan siapa yang lahir paling dulu dan siapa yang paling belakang. Wakakakak. Oke, Veronica memang tidak bisa konyol dibuat-buat memang. Ia tahu kok.
“Satu tongkat, please, tanggal lahirku 1 Januari.”
Nyeplos sendiri bahasa Rusia-nya. Aneh ya?
OoC: Gak nyadar disitu ada Axel. Wikikikikik >D
Labels: 1991, Gregorovitch's Wand Shop, Laliv's Shopping Center